. Layaknya ponsel Samsung lainnya, ia pun menggunakan teknologi
.
Dalam
TouchWiz terbaru ini, transisi lebih terasa
smooth dari versi sebelumnya. Sayangnya tampilannya terkesan meniru
iPhone. Baik untuk ikon-ikon dalam menu ataupun saat menu digeser ke kanan dan ke kiri.
Jika dibandingkan
HTC dengan
Sense UI-nya,
TouchWiz sedikit kalah. Alhasil
Galaxy S masih kalah indah dibanding tampilan menu khas
HTC tersebut. Untungnya berbekal
prosesor 1 Ghz-nya, ponsel ini sanggup menampilkan
live wallpaper dengan mulus.
Pada tampilan muka,
Glaxay S memiliki tujuh halaman, yang bisa dikustomisasi. Pengguna bisa mengatur sesuka hati widget-widget favorit mereka. Secara
default, pada halaman muka ponsel ini sudah ada aplikasi finansial dari
Yahoo,
ramalan cuaca dari
AccuWeather, serta
facebook dan
twitter. Jika ingin aplikasi lainnya, pengguna cukup mencainya di
Android market.
Apa gunanya tampilan Super AMOLED jika tak mampu menampilkan video beresolusi HD (720p)? Jadinya sebuah ponsel super "nanggung", yang membuat
fansnya beralih ke produk lain.
Namun hal itu tak terjadi pada
Samsung Galaxy S ini. Ponsel
Android ini mampu menampilkan kualitas video 720p secara halus. Jika sebelumnya ponsel Samsung, seperti Jet telah mampu menampilkan
file dengan
codec DivX atau
Xvid, begitu juga dengan ponsel ini.
Selain
DivX atau
XVid ponsel ini bisa memainkan beberapa jenis
codec seperti berikut:
MPEG4, H.263, H.264, WMV, RV, dan
MKV. Menurut
detikINET, hal ini tergolong lengkap dibanding
iPhone 3GS yang hanya mampu memainkan MP4, H.264, dan H.263, ataupun
Motorola Milestone dengan MP4, H.264, H.263, dan WMV9.
iPhone 3GS juga kalah dalam hal perekaman video karena hanya mampu menampilkan resolusi 640x480.
Dengan ini pengguna bakal mampu memainkan
file-file HD 720p secara langsung cukup
'kopas' dari PC masing-masing. Bahkan, ponsel ini mampu memainkan
file video berjenis MKV, yang biasanya ada pada
DVD. Asyik bukan? sebuah
DVD player yang bisa dimasukan ke saku.
Berbicara soal video, sebaiknya pengguna memakai
headset/earphone saat menyaksikan sebuah video pada
Galaxy S. Mengapa, karena saat ponsel dimaksimalkan speakernya, suara yang keluar sedikit pecah. Tampaknya
Galaxy S tak dibekali speaker yang mumpuni.
Masih terkait soal
audio, pemutar musik yang ada pada ponsel ini menurut
detikINET lebih baik dari beberapa ponsel
Android lainnya. Terutama untuk
setting preset equalizernya. Tampilannya menarik dan pengoperasianya tergolong tidak ribet. Sama seperti seri
Eclair lain, saat memutar musik, pengguna cukup mengontrolnya dari halaman muka, cukup dengan menarik menu ke bawah.
Performa Web Browsing Serta SentuhanBerselancar di internet menggunakan
Galaxy S merupakan keasyikan tersendiri. Berbekal layar bening serta
font besar, ponsel ini cocok digunakan bagi semua umur, terutama pengguna yang memiliki permasalahan dengan ponsel ber
font kecil.
Saat melakukan
pinch to zoom,
gestur Galaxy S menurut
detikINET hampir sama baiknya dengan
iPhone, walau tak ada yang mampu menyaingi
gesturnya. Soal pengetikan pun sepertinya tak ada masalah karena ponsel ini telah dilengkapi layar kapasitif. Pengguna berjari besar pun bisa mengetik dengan akurat.
Hal itu masih diperkuat lagi dengan adanya fitur
SWYPE besutan
Samsung. Saat ingin menulis pesan, pengguna bisa memilih
QWERTY,
handwritings, atau modus SMS klasik dengan
T9. Gunakan ponsel dalam keadaan tegak, maka kenyamanan ber sms menggunakan satu tangan dapat dirasakan. Gunakan ponsel dalam keadaan horizontal, saat ingin berkirim email misalnya.
Kunci dari kenyamanan
browsing dan sentuhan layar pada
Galaxy S adalah teknologi
Super AMOLED-nya. Jika dibanding
teknologi AMOLED,
Super AMOLED jelas lebih nyaman dan responsif.
Mengapa?Karena dalam teknologi
AMOLED terdapat dua lapisan kaca di atas
display yang ditengahnya terletak sensor sentuhan. Nah, antara kedua lapisan tersebut terdapat jarak yang membuat sentuhan kurang responsif.
Hal ini lain dengan
Super AMOLED, dimana sensor sentuhan terletak langsung di atas
display, dan ditutup hanya satu lapis kaca. Inilah yang membuat
Super AMOLED lebih responsif. Ditambah lagi
Galaxy S mengusung jenis layar kapasitif.
Kamera dan Ketahaan BateraiSalah satu hal yang disayangkan pada ponsel ini adalah tidak adanya
lampu flash pada kamera. Alhasil
Galaxy S nampak buruk saat digunakan mengambil objek pada kondisi pencahayaan kurang, karena hasilnya sedikit
grainy (berbintik).
Namun lain halnya saat ponsel ini digunakan di luar ruangan. Foto yang ter
capture terasa lebih bening dalam layar
Super AMOLED. Begitu juga saat digunakan untuk merekam video dengan resolusi 720p. Sangat
smooth :)
Samsung Galaxy S merupakan ponsel yang memiliki daya baterai sebesar
1500 mAh. Saat dijajal
detikINET, ponsel ini mampu bertahan sekitar
9 jam saat digunakan seharian dalam kondisi
WiFi terus menyala untuk melakukan
browsing, push mail, memutar beberapa jenis musik, dan menyalakan
GPS. Masih sama seperti
Android lainnya, rata-rata untuk pemakaian normal (
YM terus menyala), ponsel ini kuat bertahan selama sehari.
Samsung sendiri mengklaim pemakaian baterai dalam modus
3G adalah 390 menit (kondisi
standby 570 jam). Sementara untuk
modus 2G,
Galaxy S diklaim tahan selama 822 menit (680 jam).